Cutting Polyflex – Arti, Fungsi, dan Cara Mengaplikasikannya

Halo, Sahabat Kaos Ta’, kita kembali dipertemukan nih dalam tulisan ini, yaitu tentang Cutting Polyflex.

Polyflex – Arti, Fungsi, dan Cara Mengaplikasikannya – Kali ini kita akan membahas tentang Polyflex dan kegunaannya pada baju, mungkin teman-teman sekalian bingung, apa sih itu polyflex? atau apa sih kegunaan benda tersebut? atau barangkali bagaimana sih cara penggunaannya? Nah, atas pertanyaan teman-teman tersebut kami memberikan ulasan tentang Polyflex ini.

Arti Polyflex

Polyflex adalah heat transfer film atau bahan yang terbuat dari vinyl. Bahan ini mempunyai kerekatan yang sangat bagus dan sangat mudah digunakan. Banyak bisnis printing dan konveksi yang memakai bahan ini karena harganya yang terjangkau dan mempunyai kualitas yang baik.

 

Gambar Rol Polyflex

Contoh Kertas Polyflex

 

Fungsi Polyflex

Fungsi kertas Polyflex sendiri untuk Perusahaan Konveksi adalah sebagai pengganti sablon, biasanya jika pelanggan memesan baju satuan, maka perusahaan konveksi memakai kertas ini daripada tinta sablon yang prosesnya rumit dan lama. Untuk mencetak objek dari kertas polyflex ini harus menggunakan alat yang namanya Cutting Plotter. Media yang biasanya digunakan untuk mengaplikasikan kertas polyflex adalah Kaos, Jersey, Topi, Bendera, Totebag, dll.

Cara Pengaplikasian Kertas Polyflex

Alat-alat  yang diperlukan adalah:

  • Aplikasi Artcut 2009
  • Mesin Cutting Plotter
  • Gunting
  • Heatpress

Hal pertama yang dilakukan adalah memasang kertas polyflex ke mesin cutting. Ketika sudah dimasukkan, pastikan pengunci yang ada pada bagian belakang, jika tidak maka polyflex nya akan jatuh.

Pengunci Mesin Cutting Jinka

Pengunci Mesin Cutting Jinka

 

Kedua, nyalakan plotter cutting. Pastikan semua kabelnya tercolok ke komputer/laptop dan ke stop kontak anda.

 

Mesin Cutting Plotter Jinko

Mengatur posisi kertas harus teliti karena supaya ketika mesin berjalan tidak akan salah cetak

 

Tekanan dan kecepatan mesin sangat berpengaruh pada hasil cuttingan

 

Ketiga, siapkan gambar yang ingin dicutting, tapi harus dalam berbentuk vector, boleh di edit di aplikasi berbasis vector seperti coreldraw atau inkscape, tapi jika ingin dicutting maka eksport dalam format adobe illustrator (.ai).

 

Gambar yang berformat vektor

 

Setelah selesai, masuk ke aplikasi artcut 2009 dan import gambar yang anda edit tadi. Jika ukuran tidak sesuai dengan keinginan, bisa diubah dengan cara klik kanan pada objek > klik parameters > atur width dan height nya. Atau ingin memutar gambar dengan cara klik kanan pada objek > pilih transform > lalu klik rotate.

 

Ketika sudah dimasukkan ke artcut 2009

 

Keempat, jika sudah semua proses pengeditan, klik cut out pada bar atas.

 

Artcut 2009

Pilih Cut Out untuk memulai proses cuttingan

 

Untuk settingan lainnya, ikuti saja petunjuk, atau jika ingin custom ukuran atau plot area boleh-boleh saja

 

Kelima, setelah cuttingan selesai, maka kupas lah kertas tadi perlahan-lahan agar objek yang sudah ter-cutting tidak terkupas.

 

Polyflex setelah dicutting

 

Keenam, memasuki tahapan press, ukur dahulu objek di baju agar pas dengan baju dan rata. Setelah itu masukan baju ke dalam mesin press. Sesuaikan panas dari press, tidak boleh terlalu panas dan tidak terlalu dingin, atur waktu penekanan sampai 15 detik saja, bisa lebih tapi hati-hati agar baju tidak belang atau kertas polyflexnya tidak meleleh.

 

 

Terakhir, setelah dipress, tunggu 5 detik sampai baju mendingin, lalu kupas lah plastik polyflex dengan perlahan, jika ada objek cuttingan yang ikut terkupas, maka tempelkan pada mesin press sedikit agar polyflexnya lekat lagi dengan baju.

 

Baju yang sudah dicutting

 

Nah, demikianlah tulisan kami hari ini, semoga menambah informasi anda, karena ini dalam momen lebaran, mohon maaf lahir dan batin untuk pembaca dan pelanggan Kaos Ta’.

 

 

Untuk Order dengan fast respon :

Whatsapp/HP – +62 853-9639-0618

Produk

 

 

 

 

 

Facebook Comments
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)